Malang – DMTVmalang.com Upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan masyarakat terus digencarkan Pemerintah Desa Wandanpuro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang.

Kegiatan posyandu ILP yang meliputi pelayanan balita, lansia, dan pra lansia digelar di Dusun Sidorejo Pos Alpukat, Rabu (20/5/2026), berlangsung lancar dan mendapat antusias tinggi dari warga.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Bululawang Ny. Avi Hanindyo, Pj Desa Wandanpuro Widiawati S.STP bersama perangkat desa, Bidan Desa Eny Islamiati, S.Tr.Keb, Perawat Desa Cici Kusuma Pratiwi, Amd.Kep, serta kader kesehatan desa.
Pelaksanaan Posyandu 6 SPM ini dilakukan rutin satu bulan sekali di Dusun Sumberjo secara bergiliran dari dusun ke dusun sebagai bentuk komitmen desa dalam menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sejak dini, termasuk imunisasi dasar lengkap.
Pada kegiatan di Dusun Sidorejo Posyandu ILP Alpukat kali ini tercatat sebanyak 45 balita mengikuti pemeriksaan kesehatan dan pemantauan tumbuh kembang. Sementara itu, peserta lansia sebanyak 20 orang dan pra lansia 25 orang turut mendapatkan pelayanan kesehatan dasar.
Ketua TP PKK Kecamatan Bululawang Ny. Avi Hanindyo menyampaikan apresiasi atas kekompakan kader dan pemerintah desa dalam menjalankan program kesehatan masyarakat.
“Penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kerja sama semua pihak, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader hingga peran aktif orang tua. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berjalan konsisten demi menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.
Sementara itu, Pj Desa Wandanpuro Widiawati menegaskan bahwa pemerintah desa akan terus mendukung penuh program kesehatan masyarakat, khususnya penanganan stunting.
“Kami berkomitmen memberikan perhatian serius terhadap kesehatan ibu dan anak. Dengan kegiatan rutin seperti ini, kami berharap angka stunting dapat ditekan dan masyarakat semakin sadar pentingnya pola hidup sehat,” katanya.
Bidan Desa Eny Islamiati menjelaskan bahwa pemeriksaan rutin sangat penting untuk memantau perkembangan balita agar potensi stunting dapat dideteksi sejak dini.
“Melalui posyandu ini kami melakukan penimbangan, pengukuran tinggi badan, imunisasi dasar lengkap, pemeriksaan kesehatan, serta edukasi kepada orang tua terkait asupan gizi dan pola pengasuhan anak,” jelasnya.
Perawat Desa Cici Kusuma Pratiwi menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting keberhasilan program kesehatan desa.
“Kami berharap masyarakat semakin aktif memanfaatkan layanan kesehatan yang sudah tersedia. Pencegahan lebih baik daripada penanganan ketika kondisi sudah berat,” tambahnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu, anak, dan lansia semakin meningkat, sekaligus menjadi langkah nyata dalam mendukung program pemerintah menekan angka stunting di Kabupaten Malang.
(dwi)
