Malang – DMTVmalang.com Jami’iyah Waqiah Segoro Ati bersama Majelis Pesantren menggelar kegiatan Halal Bihalal dan Waqiah Qubro di Pesantren Segoro Ati, Jl. Klengkeng Gg. Masjid Al-Ikhlas RT 04/02, Desa Tambakasri, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Minggu (26/4/2026) pagi.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri berbagai unsur, mulai dari Muspika setempat, jamaah PWI LS se-Jawa Timur, panitia penyelenggara, Banser, hingga masyarakat dan jamaah dari berbagai daerah. Kehadiran lintas elemen tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara ulama, masyarakat, dan unsur pemerintahan dalam menjaga tradisi keagamaan.

Ketua Panitia,Jaka, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus melestarikan amaliyah pembacaan Waqiah secara berjamaah.
“Alhamdulillah, antusias jamaah sangat tinggi, baik dari kalangan laki-laki maupun perempuan. Ini menjadi bukti bahwa kegiatan keagamaan seperti ini masih sangat diminati dan dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama seluruh panitia dan dukungan dari berbagai pihak, sehingga dapat berjalan dengan lancar dan tertib.
Sementara itu, KH Zainul Arifin selaku Ro’is PAC NU Kabupaten Malang menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan istiqamah dalam amalan keagamaan.
“Momentum Halal Bihalal ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga sarana memperkuat persatuan umat. Harapan kami, jamaah tetap istiqamah dalam membaca Waqiah dan menjaga nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.
Acara semakin khusyuk dengan tausiyah yang disampaikan oleh Sayyid Zulfikar Asyabani dari Sidoarjo. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak dzikir, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
“Kunci ketenangan hidup adalah kedekatan dengan Allah. Amalan seperti pembacaan surat Al-Waqiah ini menjadi salah satu wasilah untuk mendekatkan diri kepada-Nya,” tuturnya.
Di akhir acara, seluruh jamaah berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai wadah mempererat silaturahmi dan meningkatkan spiritualitas umat di tengah tantangan zaman.
(sam/dwi)
