Berita  

Belatung di MBG Wajak, DPRD Soroti Lambannya Respons Pemkab

Temuan belatung pada paket makanan MBG di lembaga pendidikan di Wajak.(Zulham for dmtv malang.com)

DMTVmalang.com – Sejumlah wali murid di Kabupaten Malang mengadukan temuan belatung dalam Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di beberapa lembaga pendidikan. Laporan warga menyebutkan kasus itu terjadi di TPQ Jaruman, Wajak. Warga juga melaporkan pengalaman serupa di SPPG Renteng, Turen. Mereka mengaku pernah menerima buah naga yang masih mentah, roti basi, roti berjamur, hingga jenang yang sudah kecut.

Untuk MBG di Wajak, setelah dikeluhkan, beberapa jam kemudian, direspon dengan memberikan makanan pengganti. Sedangkan untuk temuan di Turen, setelah dikeluhkan pada pembagian minggu depannya menu MBG yang dibagikan sudah diperbaiki.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok, menilai pemerintah daerah lamban dalam merespons aduan masyarakat. “Seakan-akan ada ketakutan berlebihan terhadap evaluasi dapur SPPG yang bermasalah. Apa jangan-jangan karena dapur itu berafiliasi dengan pejabat atau instansi tertentu sehingga pemerintah takut bertindak? Kalau negara takut, sebaiknya jangan jadi pejabat publik, karena mereka digaji rakyat, bukan digaji pejabat lain yang jabatannya lebih tinggi,” tegas Zulham.

Ia menambahkan, sikap diam pemerintah sama saja dengan bentuk pengkhianatan terhadap konstitusi. Zulham juga menyoroti sosialisasi kanal pengaduan masyarakat terkait MBG yang dinilai tidak maksimal. Warga berharap pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyedia makanan MBG dan memastikan kualitas pangan yang layak bagi anak-anak penerima program.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga