. o 
DMTVmalang.com
Malang — Pimpinan DMTV menyatakan keberatan keras atas tuduhan yang dilontarkan oleh seseorang bernama Asyari, yang menyebut bahwa pihak DMTV menjadi provokator dalam konflik yang terjadi di STM Turen, Kabupaten Malang. Tuduhan tersebut dinilai sebagai bentuk pencemaran nama baik dan tidak berdasar.
Kisruh yang terjadi di STM Turen beberapa waktu lalu, yang dipicu oleh sengketa aset antara dua yayasan—YPTWT dan YPTT—telah memunculkan berbagai spekulasi liar. Salah satunya datang dari Asyari, yang secara terbuka menuding pemilik DMTV sebagai pihak yang memprovokasi.
Menanggapi hal tersebut, pimpinan DMTV menyatakan kegeramannya. “Kami tidak pernah terlibat dalam konflik internal antara dua yayasan tersebut. Tuduhan ini mencoreng nama baik kami dan berpotensi menyesatkan opini publik,” tegasnya.
Pihak DMTV menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak hanya tidak berdasar, tetapi juga berpotensi melanggar hukum. “Undang-undang sudah jelas mengatur soal pencemaran nama baik. Kami sedang mempertimbangkan langkah hukum terhadap pernyataan Asyari,” lanjutnya.
Pimpinan DMTV juga mempertanyakan kapasitas Asyari dalam membuat tuduhan tersebut. “Asyari itu siapa? Apakah dia bagian dari yayasan? Atau hanya pihak luar yang mencoba memperkeruh suasana?” ujarnya dengan nada kecewa.
Sebagai penutup, pihak DMTV berharap semua pihak dapat menahan diri dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. “Kami mendukung penyelesaian konflik secara damai dan sesuai koridor hukum. Jangan sampai ada pihak-pihak yang justru memperkeruh keadaan dengan tuduhan tak berdasar,” pungkasnya.
(Team)
