Berita  

Aksi 28 Desember di SMK STM Turen: Guru dan Staf Resah, Orang Tua Murid Prihatin

 

Malang — DMTVmalang.com  Situasi mencekam kembali terjadi di lingkungan SMK (STM) Turen, Jl. Panglima Sudirman, Desa Turen, Kabupaten Malang, pada Minggu (28/12/2025). Insiden ini dipicu oleh konflik berkepanjangan antara dua yayasan yang mengklaim kepemilikan sah atas sekolah tersebut. Sabtu (3/1/2026)

Dalam rekaman CCTV yang beredar, sekelompok orang tak dikenal, diduga preman, datang dengan truk dan sepeda motor. Mereka menabrakkan bak truk ke pagar sekolah hingga roboh, lalu memaksa masuk ke area sekolah. Aksi ini memicu bentrokan fisik dengan petugas keamanan dan staf sekolah, mengakibatkan dua satpam mengalami luka-luka.

Ketua Yayasan Pendidikan Teknologi Waskito Turen (YPTWT) Budi Winarto, menyayangkan tindakan kekerasan yang terjadi di lingkungan pendidikan. “Kami mengecam keras aksi brutal ini. Sekolah seharusnya menjadi tempat aman bagi siswa dan tenaga pendidik, bukan arena konflik,” ujarnya.

Dampak psikologis dan operasional dari insiden ini dirasakan langsung oleh para guru dan staf. Salah satu guru menyampaikan keluhannya, “Kami tidak lagi bisa pulang dan beristirahat dengan tenang. Setiap hari harus berjaga secara bergiliran di sekolah. Ini sangat menguras tenaga dan pikiran.”

Keresahan juga dirasakan oleh para orang tua murid. Mereka berharap agar konflik antar yayasan tidak mengorbankan kenyamanan dan keselamatan anak-anak mereka. “Kami hanya ingin anak kami belajar dengan tenang. Jangan jadikan sekolah tempat adu kekuasaan,” ungkap salah satu wali murid.

Pihak sekolah dan YPTWT menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri dan menyelesaikan sengketa melalui jalur hukum, bukan dengan kekerasan. Mereka juga meminta perlindungan dari aparat penegak hukum demi menjaga stabilitas dan keamanan proses belajar mengajar di SMK STM Turen.

(dw)