Berita  

Pemdes Wandanpuro Gelar Kirab Tumpeng, Ratusan Warga Guyub Lestarikan Tradisi Leluhur

 

Malang – DMTVmalang.com  Gemuruh musik tradisional, deretan tumpeng beraneka kreasi, dan semangat gotong royong mewarnai jalan-jalan Desa Wandanpuro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Minggu (5/7/2026).

Ratusan warga tumpah ruah mengikuti Kirab Tumpeng yang menjadi puncak peringatan Bersih Desa, sebuah tradisi tahunan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus bentuk penghormatan kepada para leluhur.

Kirab berlangsung meriah dengan menempuh rute sekitar tiga kilometer, dimulai dari PUD Sidomulyo 1 hingga berakhir di Punden Wandanpuro. Sebanyak 16 peserta dari berbagai RW dan lembaga desa menampilkan tumpeng dengan beragam kreasi. Sepanjang perjalanan, peserta berjalan sambil menari dan berjoget bersama, diiringi musik yang membangkitkan semangat. Ratusan pasang mata warga yang memadati sepanjang jalur kirab turut menambah kemeriahan suasana.

Kirab Tumpeng menjadi puncak rangkaian Grebeg Suro dan Bersih Desa Wandanpuro yang telah berlangsung selama sepekan.

Berbagai kegiatan religius dan budaya digelar sebagai wujud syukur dan doa bersama, mulai dari khatmil Al-Qur’an untuk mendoakan para leluhur, istigasah, tahlil bersama, pengajian umum, santunan anak yatim, hingga pertunjukan seni bantengan yang menjadi hiburan sekaligus magnet bagi masyarakat.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tumplek blek mengikuti maupun menyaksikan prosesi yang berlangsung tertib, khidmat, namun tetap semarak.

Momentum ini menjadi ruang mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, sekaligus meneguhkan semangat kebersamaan yang telah menjadi identitas masyarakat Desa Wandanpuro.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Babinsa, Linmas, Banser, Penjabat (Pj.) Kepala Desa Wandanpuro beserta perangkat desa, para ketua RT/RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat yang bersama-sama mengikuti prosesi hingga selesai.

Ketua Panitia Hendrik menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.

“Seluruh rangkaian acara dapat terlaksana dengan baik berkat kerja sama seluruh elemen masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu hingga Kirab Tumpeng Bersih Desa Wandanpuro berjalan lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Pj. Kepala Desa Wandanpuro, Widyawati, mengatakan tradisi Bersih Desa bukan sekadar agenda tahunan, melainkan warisan budaya yang mengandung nilai spiritual dan sosial yang harus terus dijaga.

“Bersih Desa merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki, keselamatan, dan keberkahan yang diterima masyarakat. Tradisi ini juga menjadi sarana mempererat persaudaraan sekaligus menjaga warisan budaya yang telah diwariskan para leluhur,” katanya.

Ia menambahkan, budaya lokal merupakan aset berharga yang harus dipertahankan karena mengandung nilai gotong royong, toleransi, dan kearifan lokal yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat.

Di lokasi yang sama, Juru Kunci Punden Wandanpuro, Sugiono Rustam Aji, menjelaskan bahwa tradisi Bersih Desa merupakan bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus ungkapan syukur masyarakat atas segala nikmat yang telah diberikan.

Menurutnya, sejarah Desa Wandanpuro memiliki beberapa versi yang berkembang di tengah masyarakat. Salah satunya menyebut kawasan tersebut dahulu merupakan Kadang Sentono, tempat berkumpul atau bermusyawarah para prajurit.

Sementara versi lain mengartikan nama “Wandan” sebagai wangi dan “Puro” sebagai tempat pertama atau pura. Beragam penafsiran tersebut menjadi bagian dari kekayaan sejarah dan identitas budaya Desa Wandanpuro yang tetap dijaga hingga kini.

Sugiono berharap generasi muda terus melestarikan nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu.

“Kami berharap semangat gotong royong, kebersamaan, dan penghormatan terhadap leluhur tetap lestari serta dapat diteruskan oleh generasi penerus,” tuturnya.

Melalui Kirab Tumpeng dan seluruh rangkaian Grebeg Suro Bersih Desa, Pemerint