DMTVmalang.com – Komplotan maling menyatroni sebuah pangkalan LPG di Wringinsono, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, baru-baru ini. Aksi kejahatan yang meresahkan warga ini terekam kamera CCTV, serta diharapkan bisa segera terungkap.
Catatan kejadian kriminal di awal tahun 2026 bertambah lagi, dengan adanya aksi nekat komplotan maling LPG berjumlah 3 orang. Mereka leluasa menggasak sejumlah tabung elpiji melon di sebuah gudang (pangkalan) LPG di Wrininsono, Tumpang. Kamera CCTV yang terpasang di sudut kiri atas gudang, merekam jelas tindak kejahatan pelaku sejak awal kedatangan, melakukan perusakan untuk bisa masuk ke dalam, proses penjarahan, hingga akhirnya pelaku kabur meninggakan lokasi.
Diketahui jumlah pencuri total ada 3 orang. Salah seorang pelaku melakukan eksekusi dengan ciri-ciri mengenakan topi caping seperti petani, membawa tas ransel warna hijau di punggungnya, mengenakan celana se lutut warna hitam, kaos lengan panjang warna merah, dan tidak mengenakan alas kaki (nyeker). Tampak ia masuk ke dalam gudang penyimpanan LPG. Ia menuju tumpukan sejumlah LPG (sekitar 9 tabung) di sudut kiri ruang gudang. Setelah mendekat obyek curian, ia merunduk untuk mengambil LPG (dua tabung sekaligus). Kedua tabung ditumpuk, lalu diangkat dengan kedua tangannya. Setelah berhasil diangkat, ia bejalan menuju ke luar ruangan. Sementara satu pelaku lainnya bertugas mengawasi kondisi sekitar.
Gudang berdinding bata galvalum tersebut mempunyai luas sekitar 20 x 15 meter. Di dalamnya juga terdapat barang lain seperti sepeda angin 1 buah, kursi kayu panjang, meja dari kayu rotan, dan sapu. Tampak pula terlihat seorang teman pelaku juga melakukan aksi pencurian dengan seolah sengaja menutup kepala dengan kain seprti sarung. Ia juga menggondol sejumlah tabung LPG. Pelaku diduga masuk lewat pintu belakang gudang, dengan menyelinap masuk lewat pintu samping belakang gudang. Diduga ketiganya sudah paham lokasi dengan cermat, setelah melakukan pemetaan terlebih dahulu sebelum beraksi.
Mengetahui terjadi pencurian, pemilik gudang memberitahukan kepada warga setempat. Untuk mempercepat pengungkapan dan pemberitahuan kewaspadaan warga dan pemiik usaha lainnya, dibuatlah postingan di tertanggal 3 Januari di grup FB info malangan. “Aksi pencurian tabung gas terjadi di sebuah pangkalan LPG dan dilakukan oleh tiga orang pelaku. Kejadian ini terekam kamera CCTV. Pemilik usaha dan warga di wilayah Wringinsongo, Cokro, hingga Tumpang diimbau lebih waspada dan meningkatkan pengamanan, karena pelaku diduga masih berkeliaran di sekitar area tersebut,” demikian tulis postingan tersebut.
Netizen memberikan respon beragam terkait adanya postingan tersebut. Mereka memberikan imbauan dan bermacam perkiraan sehubungan dengan kejadian itu. Akun Chengsien menyebutkan, semua kejahatan pasti terorganisir, ada informannya, eksekutor, dan penadah. Lingga Tanuwijaya menuliskan : Itulah CCTV jika hanya difungsikan untuk merekam doang, padahal CCTV bisa dipasang alarm bila ada orang, maka alarm berbunyi. Candra Wiyono, menuliskan : Orang dalam…. Diinterogasi dan diperiksa semua karyawannya. Di CCTV pelaku pinter pake caping biar tidak diketahui wajahnya tetapi postur tubuh dan ciri ciri cara berjalan tidak bisa dibohongi. Raden kecil, menuiskan : pelaku sudah tau kondisi di gudang tersebut.
Pewarta : Hadi Triswanto
Editor : Rahmat Mashudi Prayoga
