
DMTVmalang.com Pembangunan keluarga menjadi inti penting dari kesuksesan pembangunan nasional di Indonesia. Karenanya, untuk mewujudkan keluarga berkualitas perlu mengatasi berbagai persoalan kependudukan, seperti mengendalikan laju pertumbuhan penduduk, menurunkan angka stunting, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pendampingan di seluruh siklus hidup, dari pra-nikah, kehamilan, hingga lansia.
Terkait hal ini Pemerintah Indonesia telah menciptakan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), demi mewujudkan Indonesia sejahtera dan berkualitas.
Sehubungan dengan hal itu, mengawali tahun 2026, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Malang menggelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Bangga Kencana Tahun 2025, sebagai pijakan strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan di tahun mendatang, belum lama ini.
Kepala DPPKB Kabupaten Malang, Aniswaty Aziz, SE, menegaskan poin krusial mengenai Kewajiban dan Disiplin Pegawai. “Komitmen dan kepatuhan ASN terhadap aturan adalah kunci utama dalam menyukseskan program pembangunan keluarga dan kependudukan di lapangan. Kewajiban dan disiplin pegawai, sangat penting,” tandasnya.
Momentum ini dilanjutkan dengan perayaan kreativitas masyarakat melalui Penyerahan Penghargaan Lomba Creative Photo Competition dengan tema “Peran Ayah dalam Perkembangan Anak”. Lomba yang digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1265 ini memberikan penghargaan kepada 11 orang pemenang terpilih yang mewakili 11 kecamatan di Kabupaten Malang.
Melalui karya foto tersebut, diharapkan pesan tentang pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan semakin kuat di tengah masyarakat.
Sebagai bentuk penghormatan dan penyegaran organisasi, agenda ditutup dengan: penyerahan tali asih kepada para Penyuluh KB yang memasuki masa purna tugas sebagai penghargaan atas pengabdian sepanjang mereka. Dilanjutkan dengan Penyerahan SK Mutasi Tempat Tugas bagi Penyuluh KB untuk mengoptimalkan kinerja pelayanan di wilayah baru.
