Berita  

Sumur Bor Mangkrak, Warga Gunung Tumo Desak Transparansi Dana Desa

 

Malang –DMTVmalang.com Proyek sumur bor yang dijanjikan Pemerintah Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, kini menjadi sorotan tajam warga Dusun Gunung Tumo RT 33 RW 06. Alih-alih menjadi solusi krisis air bersih, proyek yang dibiayai dari Dana Desa itu justru mangkrak tanpa kejelasan, memicu kekecewaan dan kemarahan warga. Senin (29/12/2025)

Program yang digagas sejak 2019/2020 itu awalnya digadang-gadang sebagai penyelamat kebutuhan air bersih warga. Namun hingga akhir Desember 2025, yang tersisa hanyalah lubang tak terurus dan janji yang tak ditepati. Pengerjaan dihentikan dengan dalih teknis: mata bor putus di dalam tanah. Alasan ini dianggap mengada-ada dan tidak disertai bukti atau penjelasan teknis yang memadai.

Lebih dari itu, warga menyoroti dugaan ketidakwajaran dalam penggunaan anggaran. Dari informasi yang beredar, Dana Desa yang dikucurkan mencapai Rp40 juta. Namun, hanya sekitar Rp24 juta yang digunakan. Sisanya? Menguap tanpa jejak.

“Kami warga malah diminta urunan buat makan dan rokok pekerja. Tapi hasilnya? Nihil. Sumur tak jadi, uang tak jelas, dan desa diam seribu bahasa,” ungkap salah satu warga dengan nada geram.

Ketiadaan transparansi dan sikap bungkam pemerintah desa memperkuat dugaan adanya penyimpangan. Warga merasa dipermainkan dan ditinggalkan tanpa kepastian. Mereka pun melayangkan keluhan kepada DMTVmalang.com, berharap suara mereka tak lagi diabaikan.

Desakan pun menguat. Warga meminta pemerintah desa segera buka suara dan menjelaskan secara terbuka ke mana aliran dana tersebut. Mereka juga mendesak aparat pengawas dan penegak hukum untuk turun tangan mengaudit proyek yang dinilai sarat kejanggalan ini.

“Kami tidak butuh janji. Kami butuh air bersih dan kejelasan. Kalau ada masalah, sampaikan. Jangan diam dan seolah-olah semuanya baik-baik saja,” tegas warga lainnya.

Sumur bor yang kini terbengkalai bukan sekadar proyek gagal. Ia telah menjelma menjadi simbol gagalnya kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran desa. Warga Gunung Tumo menuntut keadilan, transparansi, dan tanggung jawab.

Bersambung…

(Tim)